| Sinopsis |
Buku NALAR MODERAT DI ERA DISRUPSI Di era disrupsi digital, manusia hidup dalam derasnya arus informasi. Berita, opini, potongan video, komentar media sosial, dan berbagai narasi digital hadir begitu cepat, bahkan sering kali lebih cepat daripada kemampuan manusia untuk memahami. Dalam keadaan seperti ini, persoalan utama bukan lagi sekadar bagaimana memperoleh informasi, tetapi bagaimana membaca, menimbang, dan menyikapinya secara jernih.
Buku Nalar Moderat di Era Disrupsi mengajak pembaca merawat kembali cara berpikir di tengah dunia yang semakin bising, cepat, dan mudah memecah belah. Nalar moderat dalam buku ini dipahami bukan sebagai sikap lemah, ragu-ragu, atau tanpa prinsip, melainkan sebagai etika berpikir yang adil, seimbang, terbuka pada kebenaran, dan tetap berakar pada nilai kemanusiaan.
Melalui pembahasan tentang disrupsi digital, viralitas, framing, polarisasi, pergeseran otoritas keagamaan, intoleransi, literasi digital, dan moderasi beragama, buku ini menghadirkan refleksi penting tentang bagaimana manusia dapat berpikir lebih jernih, berdialog lebih santun, serta memperlakukan perbedaan secara lebih bermartabat.
|